Setelah sukses dengan implementasi 5G di seluruh dunia, para peneliti kini tengah mengembangkan teknologi 6G yang menjanjikan kecepatan hingga 100 kali lipat lebih cepat. 5G sendiri telah membuka jalan bagi revolusi industri digital, memungkinkan komunikasi latensi rendah untuk mobil otonom, AR/VR, dan IoT. Namun, 6G akan membawa pengalaman yang lebih revolusioner dengan integrasi AI dan edge computing. Teknologi ini diprediksi mampu menghadirkan jaringan ultra-cepat dengan latensi di bawah 1 milidetik dan bandwidth masif. Selain itu, 6G diharapkan akan memungkinkan konektivitas antar perangkat secara langsung tanpa perlu menara BTS tradisional, melainkan menggunakan sistem satelit mini berbasis orbit rendah. Artikel ini menjelaskan arah penelitian 6G yang sedang dilakukan di Jepang, Korea, dan Eropa, serta potensi dampaknya bagi sektor bisnis dan pendidikan. Dengan 6G, kita akan memasuki era di mana komunikasi bukan hanya cepat, tetapi juga cerdas, adaptif, dan berenergi rendah.
Leave A Comment
Your email address will not be published. Required fields are marked *
0 Comments
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!